Dalam dunia mesin konstruksi, dua jenis alat gali yang paling sering digunakan adalah backhoe dan excavator. Keduanya merupakan bagian penting dari kategori heavy machinery yang berperan besar dalam pekerjaan penggalian tanah, pemindahan material, hingga pembangunan infrastruktur. Namun, meskipun tampak mirip, backhoe excavator memiliki perbedaan signifikan dalam fungsi, struktur, dan efisiensi kerja.
Memahami perbedaan backhoe dan excavator sangat penting agar Anda dapat memilih alat yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek—baik dari sisi kapasitas kerja, mobilitas, maupun biaya operasional.
Pelajari beragam keunggulan backhoe loader yang menjadikannya alat serbaguna untuk mendukung proyek konstruksi modern!
1. Struktur dan Komponen Utama
Perbedaan paling mendasar antara backhoe dan excavator terletak pada struktur dan komponen utamanya.
Excavator memiliki satu lengan besar yang terdiri dari boom, hydraulic arm, dan bucket yang terpasang di depan kabin operator. Alat ini mampu berputar 360 derajat penuh, menjadikannya ideal untuk pekerjaan berskala besar seperti galian tambang atau proyek infrastruktur berat.
Sementara itu, backhoe memiliki dua fungsi utama—bagian belakang sebagai alat gali dengan bucket dan hydraulic arm, serta bagian depan dengan loader untuk mengangkut material. Posisi bucket di belakang memberi keunggulan fleksibilitas karena bisa menggali, mengangkat, dan memuat material sekaligus.
2. Kapasitas Kerja dan Kedalaman Galian
Dalam hal kapasitas kerja, excavator unggul karena memiliki daya gali lebih dalam dan volume bucket lebih besar. Excavator kelas menengah, misalnya, mampu menggali hingga kedalaman 6 meter dengan kapasitas bucket mencapai 1 m³.
Sebaliknya, backhoe excavator dirancang untuk pekerjaan dengan ruang terbatas dan kedalaman sedang, sekitar 4 meter. Hal ini membuat backhoe lebih efisien untuk pekerjaan kecil hingga menengah seperti pembuatan parit, pondasi, atau saluran drainase.
Jika dilihat dari data produktivitas, excavator dapat bekerja 15–25% lebih cepat dalam volume besar, sementara backhoe unggul 30–40% dalam efisiensi waktu perpindahan antar lokasi kerja.
3. Fungsi Tambahan pada Backhoe
Keunggulan utama backhoe excavator terletak pada fungsi tambahan loader di bagian depan. Dengan kombinasi dua alat dalam satu mesin, backhoe dapat melakukan dua pekerjaan sekaligus—menggali dan memuat material.
Selain itu, beberapa model modern sudah dilengkapi sistem quick coupler untuk mengganti attachment seperti auger, hammer, atau fork. Fitur ini membuat backhoe menjadi mesin konstruksi serbaguna untuk berbagai keperluan lapangan.
4. Efisiensi Bahan Bakar dan Mobilitas
Dalam hal efisiensi bahan bakar, backhoe excavator lebih unggul karena bobotnya lebih ringan dan kapasitas mesinnya lebih kecil dibanding excavator. Hal ini berdampak langsung pada konsumsi solar yang bisa lebih hemat hingga 20%.
Dari sisi mobilitas, backhoe juga lebih fleksibel karena dilengkapi roda karet, sehingga dapat berpindah antar lokasi proyek tanpa perlu trailer tambahan. Sedangkan excavator dengan track baja lebih cocok untuk area berat seperti tambang atau proyek dengan medan ekstrem.
5. Aplikasi di Berbagai Jenis Proyek
Backhoe excavator sering digunakan dalam proyek berskala kecil hingga menengah, seperti:
- Pembuatan saluran air dan parit
- Pekerjaan pertanian dan perkebunan
- Pembangunan jalan kecil dan trotoar
- Pengangkutan material di area urban
Sementara excavator lebih sering dipakai pada proyek besar seperti pembangunan bendungan, tambang terbuka, dan fondasi gedung bertingkat. Pemilihan alat tergantung dari skala pekerjaan dan tingkat ketelitian yang dibutuhkan.
Ketahui berbagai keunggulan hydraulic backhoe yang membuat pekerjaan penggalian jadi lebih cepat, efisien, dan presisi!
6. Faktor Biaya Operasional
Dari sisi biaya operasional, backhoe excavator lebih ekonomis. Harga beli unitnya lebih rendah, dan biaya perawatan pun lebih ringan karena suku cadang dan servisnya umum di pasaran.
Sebaliknya, excavator memerlukan biaya operasional lebih tinggi, terutama pada model dengan kapasitas besar dan sistem hidrolik kompleks. Namun, untuk pekerjaan masif dengan volume material tinggi, investasi pada excavator tetap sebanding dengan efisiensi yang dihasilkan.
FAQ
Apa perbedaan backhoe dan excavator?
Backhoe memiliki dua fungsi (loader di depan dan alat gali di belakang), sedangkan excavator hanya fokus pada penggalian dengan rotasi 360 derajat.
Mana yang lebih efisien untuk pekerjaan galian besar?
Excavator lebih efisien untuk pekerjaan dengan volume besar karena kapasitas bucket dan tenaga hidroliknya lebih kuat.
Bagaimana spesifikasi umum backhoe excavator?
Rata-rata backhoe memiliki kedalaman gali 4–5 meter, kapasitas bucket 0,2–0,5 m³, dan mesin diesel dengan sistem hydraulic arm.
Kapan sebaiknya memilih backhoe excavator?
Gunakan backhoe excavator untuk proyek berskala kecil hingga menengah yang memerlukan mobilitas tinggi dan fleksibilitas fungsi dalam satu alat.
Kesimpulan
Memahami 6 perbedaan backhoe excavator membantu Anda memilih alat yang paling efisien dan ekonomis untuk kebutuhan proyek. Jika Anda membutuhkan alat gali serbaguna dengan mobilitas tinggi dan biaya operasional lebih rendah, maka backhoe excavator adalah pilihan tepat.
Pertimbangkan kebutuhan proyek, skala pekerjaan, dan efisiensi bahan bakar sebelum memutuskan untuk membeli atau menyewa alat ini agar investasi Anda memberikan hasil maksimal.
Tertarik melihat bagaimana produk kami bisa membantu bisnis Anda? Lihat detail produk kami di e-Katalog Inaproc Damar Hanjaya Abadi